Pengemudi mobil listrik tertinggal karena beberapa dewan Inggris belum pasang EV charger
Sebagian pengemudi mobil listrik di Inggris masih menghadapi keterbatasan akses karena beberapa dewan lokal belum memasang EV charger sama sekali. Data terbaru dari inisiatif Electric Streets of Britain menunjukkan meskipun lebih dari 90% dewan memiliki setidaknya satu titik pengisian publik, ketersediaan pengisian di tepi jalan (on-street) masih belum merata.

Ketidakseimbangan ini berdampak terutama pada rumah tangga yang tidak memiliki lahan parkir pribadi. Tanpa akses pengisian di rumah atau di tepi jalan, banyak calon pembeli ragu beralih ke kendaraan listrik meski harga dan teknologi baterai terus membaik.
Ev Charger dalam Sorotan Publik
Sejak akhir 2023 lebih dari 50.000 pengisi daya publik ditambahkan ke jaringan di seluruh Inggris, sehingga total akses pengendara kini mencapai lebih dari 123.000 charger publik. Angka rinci menunjukkan ada 123.677 pengisi daya di 47.810 lokasi, menurut data yang dirangkum untuk inisiatif tersebut.
Meskipun jumlah charger publik meningkat, proporsi charger yang berada di tepi jalan masih terbatas. Data menunjukkan 32% dari jaringan pengisian publik adalah charger on-street, dan hanya 39% dewan yang saat ini menyediakan pengisian di tepi jalan—naik dari 31% pada 2023. Namun, separuh dewan masih belum menawarkan fasilitas pengisian on-street untuk warganya.
Perbedaan regional: London kontra sebagian wilayah lain
Distribusi charger publik sangat tidak merata secara geografis. Greater London memiliki 31.699 pengisi daya publik, hampir dua kali lipat jumlah perangkat di Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara jika digabungkan. Sementara itu, pengguna kendaraan listrik di Irlandia Utara hanya memiliki akses ke 1.175 charger publik menurut penghitungan terbaru.
Kesenjangan ini menciptakan apa yang kerap disebut “postcode lottery”, di mana kesempatan untuk menggunakan kendaraan listrik sangat bergantung pada tempat tinggal. Bagi penghuni area dengan ketersediaan rendah, keputusan membeli mobil listrik menjadi lebih sulit meski insentif dan model kendaraan semakin kompetitif.
Upaya, strategi, dan kendala dewan lokal
Pendekatan dewan dalam menyusun kebijakan pengisian on-street juga beragam. Hanya sekitar 32% dewan yang telah menerbitkan strategi khusus untuk pengisian on-street residensial, sementara 46% melaporkan memiliki petugas kebijakan yang didedikasikan untuk urusan pengisian kendaraan listrik.
Puncak pemasangan charger on-street terjadi pada 2025, ketika 78 dewan di Inggris memasang setidaknya satu titik pengisian di tepi jalan. Namun angka pemasangan saja belum cukup tanpa strategi lokasi yang tepat dan dukungan operasional, sehingga beberapa daerah masih belum terlayani.
Suara industri dan kebutuhan prioritas pemasangan
Eurig Druce, Managing Director Vauxhall dan grup Managing Director Stellantis UK, mengatakan bahwa pengembangan infrastruktur pengisian EV wajib dilanjutkan untuk memberi keyakinan kepada pengemudi beralih ke listrik. “Sangat menggembirakan melihat lebih dari 90% dewan kini memiliki setidaknya satu charger publik di wilayah mereka, tetapi fokus harus diarahkan pada memastikan charger yang tepat terpasang di tempat yang tepat untuk memenuhi kebutuhan pengemudi,” ujarnya.
Druce juga menekankan pentingnya pengisian on-street bagi jutaan rumah tangga tanpa akses parkir off-street. Melalui kampanye Electric Streets of Britain, lebih dari 13.000 jalan telah mendaftarkan kebutuhan akan pengisian lokal, memberikan gambaran permintaan yang berguna bagi perencanaan pemasangan di masa mendatang.
Peran produsen dan insentif harga
Perusahaan pembuat mobil turut menunjukkan perannya dalam percepatan transisi. Semua model mobil dan van Vauxhall memiliki varian listrik sejak 2024, dengan beberapa model listrik yang harganya lebih murah dibanding versi hybrid atau bermesin konvensional. Disebutkan pula bahwa setiap mobil listrik Vauxhall tersedia di bawah ambang £40.000, ditambah kemungkinan penghematan melalui skema Electric Car Grant dari pemerintah.
Meskipun penurunan harga dan peningkatan jarak tempuh baterai meningkatkan daya tarik kendaraan listrik, tanpa akses pengisian yang memadai, terutama untuk mereka yang tidak memiliki parkir pribadi, adopsi EV tetap terhambat. Para pemangku kepentingan di tingkat lokal dan nasional perlu menyelaraskan kebijakan, pendanaan, dan pemasangan untuk mengatasi kesenjangan akses ini.
Perkembangan infrastruktur pengisian selama beberapa tahun terakhir menunjukkan kemajuan, namun data menggarisbawahi bahwa masih ada pekerjaan substansial untuk memastikan akses yang merata. Keputusan dan tindakan dewan lokal akan menjadi kunci menentukan apakah pengemudi di seluruh Inggris benar-benar dapat memanfaatkan manfaat kendaraan listrik tanpa terkendala lokasi tempat tinggal.
